Posted on

Ayam Lepaas : Mii review

Image

                                                         ayam Lepaas

Aku sudah sering melihat banner ayam lepaaas dengan banyak “a” dimana-mana, atau cuma di satu tempat tapi teringat berulang-ulang. Pertama kali melihat aku pikiranku berkonotasi dengan merek mi instan terkenal, kupikir mereka berhubungan, dan ternyata tidak.

Dilihat dari tempatnya, si Ayam Lepaaas ini rasanya baru dibuka (di jalan arif rahman hakim, depan ITATS Surabaya). Begitu masuk terasa begitu terang dan terpampang begitu besar banner yang bertuliskan banyak sekali achievement yang didapatkan si Ayam Lepaas. Suasananya cukup nyaman dan bersih, meja-meja nya tergolong banyak dan udaranya cukup sejuk, mungkin karena malam hari.

Dari menu kemudian kuketahui jikalau ayam Lepaaas itu pedas sedangkan ayam Lemaas itu manis. Jadilah kita memesan sesuai dengan kemampuan beradaptasi dengan skala scoville. Si ayam lepaas dengan sambal pedas ternyata sangat pedas, dalam beberapa kali suapan aku cukup terengah-engah. Dan satu hal penampakan si sambal menurutku kurang mengesankan, coklat tua gimana gitu. Untuk ayamnya sendiri rasanya enak dan ukurannya besar dengan haraga 12.000 per porsi rasanya cukup masuk akal. Walaupun di akhir santapan rasanya terlalu asin bagi aku, dan ukuran ayam yang besar terlalu berlebihan untukku.

Sedangkan untuk ayam Lemaas nya sambal yang disediakan warnanya lebih menarik, merah seperti sambal normal. Rasanya lebih manis dan pedasnya tergolong “cukup” bila dibandingkan dengan sambalnya Lepass, terasa seperti bumi dan langit sekali bedanya. Porsi ayamnya sama dengan Lepaas, berikut side dish yang sama juga, seperti mentimun, kubis dan kemangi. 

Overall, ayam Lepaas enak, dan pantas untuk dikunjungi kembali, value for money lah, untuk ukuran 20.000 (berikut es teh) masuklah dalam golongan pantas, karena ukuran yang lebih besar bila dibandingkan dengan ayam sejenis ditempat lain.

Image

ayam Lemaas tercabik

3.5 stars out of 5

Advertisements

About misaoearliche

for Now i’m an enthusiast customer, a sweet reviewer, a cook lover, a recipe maker, a fancy hijab style-er (not really a stylist), a creative post-er, a frugal buyer, a seeking-for-eternal-love lover, an intimate craft-er, a crazy knowledge finder, a food picture taker (not yet a photographer), a seasonal traveler, a friend seeker, a mall go-er, an ice cream artisan and an entrepreneur.

3 responses to “Ayam Lepaas : Mii review

  1. i couldn’t post in Indonesian, how awful is that??!

  2. Your Bahasa post is just fine and itu yang bikin heran. Kenapa pake bahasa Indonesia? Wuehehe.

    Btw terbukti bahaya baca postinganmu jam 1/2 4 pagi. Dari ngantuk jadi laperrrrr…. 😦 😛

  3. aq nya yg gak tenang gak bisa menjelaskan dengan lebih berapi2 pake kosakata “tantalizing, oozing, captivating, palate, etc”…hehehe..alhamdulillah kalo gitu..berhasil sayah.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s